Dana punia menurut Hindu merupakan salah satu ajaran yang harus dihayati dan diamalkan. Pengertian dana punia adalah pemberian yang baik dan suci dengan tulus ikhlas sebagai salah satu bentuk pengamalan ajaran dharma. Sesuai dengan asal kata dana puniadana berarti pemberian dan punia berarti selamat, baik, bahagia, indah dan suci. Dana punia merupakan suatu sarana untuk meningkatkan sradha dan bhakti kita kepada Tuhan YME, selain itu dengan berdana punia akan membangun sikap kepedulian kita terhadap sesama.

AYO BERDANA PUNIA!

Dana punia tidak terbatas hanya materi saja, tetapi bisa juga non-materi. Yang penting dilandasi dengan rasa yang tulus dan ikhlas. Menurut Swami Wiwekananda ada tiga yang termasuk dana punia, yaitu :

a) Dharmadana : memberikan budi pekerti yang luhur untuk merealisasikan ajaran dharma.

b) Widyadana   :    memberikan ilmu pengetahuan.

c) Arthadana    :    memberikan materi atau harta benda yang dibutuhkan, asalkan didasari dengan rasa tulus dan ikhlas, serta diperoleh dengan jalan dharma.

Kualitas ilmu pengetahuan ( dharmadana dan widyadana ) memiliki tingkatan lebih tinggi dibanding materi ( arthadana ).

Menurut buku pedoman sederhana pelaksanaan agama Hindu dalam masa pembangunan ( 1986:136-137 ), disebutkan :

a) Brahmadana : mengamalkan ilmu pengetahuan kepada orang lain, terutama ilmu pengetahuan agama.

b) Abdhanyadana : menyelamatkan orang atau makluk hidup dari mara bahaya atau memberikan perlindungan kepadanya.

c) Atidana : mengikhlaskan istri, anak, dan keluarga untuk melaksanakan dharma agama dan dharma negara apabila diperlukan.

d)Mahtidana : bertindak sebagai donor darah, mata, ginjal, dan bila perlu mengorbankan jiwa sendiri ( atmahuti ),( Triguna, I.B.G.Yudha.2011.68 ).